• Posted by : AgungY Apr 6, 2015

     
    Pengertian DHCP – Didalam dunia jaringan komputer tentunya anda sudah sering mendengar tentang istilah DHCP, mungkin saja dari anda ada yang sudah mengerti apa itu pengertian DHCP atau mungkin juga ada yang masih bingung tentang apa sih sebenarnya DHCP itu. Pada kesempatan kali ini ane akan mencoba mengupasnya tuntas tentang pengertian DHCP tersebut.

    Pengertian DHCP

    DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah sebuah mekanisme yang memungkinkan sebuah server untuk memberikan IP Address secara dinamik kepada client. Server yang melakukan tugas memberikan IP address kepada client disebut dengan DHCP server, sedangkan komputer yang menerima IP address secara dinamik dari DHCP server disebut client.

    Fungsi DHCP

    • DHCP memiliki fungsi utama mendistribusikan IP address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung dengan jaringan komputer
    • DHCP akan memberikan kemudahan bagi seorang network administrator dalam mengelola jaringan komputer, karena alokasi IP address dapat ditentukan secara otomatis dan dalam satu kali kerja
    • DHCP server selain bisa memberikan IP address secara dinamik, juga bisa memberikan IP address secara statis kepada client yang terhubung ke jaringan komputer
    • DHCP memberikan kemudahan dalam proses komunikasi data antar komputer
     OK, selanjutnya untuk Konfigurasi DHCP Server Pada Linux Debian CLI lakukanlah langkah-langkah berikut.

    • Setelah login pada salah satu user Debian, kita perlu login ke super user. Caranya ketikan perintah “su” kemudian masukan password root. Perhatikan gambar berikut. 
    Konfigurasi DHCP Server Pada Linux Debian CLI
    • Instalkan aplikasi dhcp3-server dengan mengetikan perintah #apt-get install dhcp3-server
    • Jika muncul pertanyaan yang meminta kita memilih yes atau no, ketik saya ”Y”.
    Konfigurasi DHCP Server Pada Linux Debian CLI
    Saat penginstalan aplikasi ini akan muncul beberapa proses yang failed. Hal ini dikarenakan terdapat suatu ketidakcocokan. Biarkan saja, nanti juga akan normal dengan sendirinya.
    • Selanjutnya kita membuka file dhcpd.conf yang terdapat pada direktori /etc/dhcp dengan menggunakan jendela editor pico. Maka ketikan perintah #pico /etc/dhcp/dhcpd.conf
    Konfigurasi DHCP Server Pada Linux Debian CLI
    Hapus tanda "#" (pagar) pada script seperti yang ditunjukan di atas.
    Sesuaikan subnet dan netmask yang dipakai pada jaringan komputer.
    Tentukan range IP Address pada Client.
    option domain-name-server isi dengan IP Address komputer yang bertindak sebagai server yang sedang anda konfigurasi saat ini.
    option domain-name isi dengan nama domain yang telah anda buat sebelumnya.
    option router isi dengan IP router.
    option broadcast-address isi dengan network id yang dipakai dengan host 255.
    • Selanjutnya kita membuka file isc-dhcp-server yang terdapat pada direktori /etc/default dengan menggunakan jendela editor pico. Maka ketikan perintah #pico /etc/default/isc-dhcp-server
    Konfigurasi DHCP Server Pada Linux Debian CLI
     Isi bagian Interfaces dengan eth0 atau eth1, sesuai dengan interfaces yang digunakan.
    • Restart sistem isc-dhcp-server dengan mengetikan perintah /etc/init.d/isc-dhcp-server restart.
    Konfigurasi DHCP Server Pada Linux Debian CLI
    Jika muncul keterangan failed, terus saja ketikan perintah tadi hingga keterangan failed tersebut tidak muncul lagi.

    Silakan coba cek hadil konfigurasi ini. Buatlah sebuah jaringan kecil, dan pada komputer client atur IP Address-nya agar menggunakan metode DHCP. Jika komputer client tersebut mendapatkan IP Address secara otomatis, maka Konfigurasi DHCP Server Pada Linux Debian CLI ini telah berhasil.
     sumber : dari berbagai sumber juga

    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • Copyright © 2013 - Hyperdimension Neptunia

    Ini namanya Blog Bray - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan